Cara Membersihkan Mesin Cuci Biar Tidak Bau

Mesin cuci yang jarang dibersihkan bisa jadi sumber bau apek yang justru menempel ke baju yang dicuci, meski sudah menggunakan deterjen dan pewangi. Penumpukan sisa deterjen, kelembapan, dan jamur di bagian dalam mesin cuci adalah penyebab utamanya. Berikut cara membersihkan mesin cuci supaya tidak bau dan performanya tetap optimal.

1. Bersihkan laci deterjen dan pelembut

Laci tempat menuang deterjen dan pelembut sering jadi tempat penumpukan residu yang mengeras dan berjamur.

Caranya:

  1. Lepas laci deterjen sesuai petunjuk mesin cuci (biasanya bisa ditarik keluar)
  2. Rendam dalam air hangat yang dicampur sedikit sabun selama 15-20 menit
  3. Sikat bagian yang berkerak dengan sikat gigi bekas
  4. Bilas bersih dan keringkan sebelum dipasang kembali

2. Bersihkan karet seal pintu (untuk mesin cuci front loading)

Karet seal di sekitar pintu mesin cuci front loading rentan menyimpan kelembapan, sisa deterjen, dan jamur karena bentuknya yang berlipat.

Caranya:

  1. Tarik perlahan bagian karet seal untuk mengecek sela-selanya
  2. Lap dengan kain yang dibasahi campuran air dan cuka putih
  3. Bersihkan sela-sela lipatan karet secara menyeluruh
  4. Keringkan dengan kain kering setelah dibersihkan

3. Jalankan siklus pembersihan dengan cuka putih atau baking soda

Cuka putih dan baking soda efektif membantu menghilangkan bau dan sisa kerak di dalam tabung mesin cuci.

Caranya:

  1. Tuang 2 cangkir cuka putih langsung ke dalam tabung mesin cuci kosong (tanpa cucian)
  2. Jalankan mesin cuci dengan siklus air panas tanpa deterjen
  3. Setelah selesai, taburkan setengah cangkir baking soda ke tabung, lalu jalankan siklus pendek lagi untuk membilas

4. Bersihkan bagian luar mesin cuci

Lap bagian luar mesin cuci secara rutin dengan kain lembap untuk menghilangkan debu dan noda yang menempel, terutama di sekitar panel kontrol dan pegangan pintu yang sering disentuh.

5. Biarkan pintu mesin cuci terbuka setelah digunakan

Menutup pintu mesin cuci segera setelah selesai mencuci membuat kelembapan terperangkap di dalam tabung, yang mempercepat pertumbuhan jamur dan bau apek. Biarkan pintu terbuka beberapa saat setelah mencuci supaya bagian dalam mesin bisa mengering dengan baik.

6. Jangan biarkan cucian basah terlalu lama di dalam mesin

Cucian yang dibiarkan di dalam mesin cuci dalam kondisi basah lebih dari beberapa jam bisa menimbulkan bau apek, baik pada baju maupun mesin cucinya sendiri. Segera keluarkan dan jemur cucian setelah proses mencuci selesai.

7. Gunakan takaran deterjen yang sesuai

Menggunakan deterjen berlebihan justru meninggalkan residu sabun yang menumpuk di dalam mesin cuci, yang pada akhirnya menjadi sumber bau dan kerak. Ikuti takaran yang direkomendasikan pada kemasan deterjen sesuai kapasitas cucian.

8. Bersihkan filter mesin cuci secara rutin

Banyak mesin cuci, terutama tipe front loading, memiliki filter yang menangkap kotoran kecil dari cucian. Filter yang jarang dibersihkan bisa menjadi sarang bakteri dan sumber bau. Cek buku manual untuk lokasi filter dan bersihkan secara berkala, umumnya setiap 1-2 bulan.

Penutup

Membersihkan mesin cuci secara rutin adalah langkah penting yang sering diabaikan, padahal berpengaruh langsung terhadap kebersihan dan aroma baju yang dicuci. Terapkan langkah-langkah di atas secara berkala, idealnya sebulan sekali, supaya mesin cuci tetap bersih dan cucian tidak lagi bau apek.


FAQ

Berapa sering sebaiknya menjalankan siklus pembersihan dengan cuka putih? Idealnya sebulan sekali, atau lebih sering kalau mesin cuci sering digunakan setiap hari atau mulai tercium bau tidak sedap.

Apakah semua mesin cuci punya fitur laci deterjen yang bisa dilepas? Sebagian besar mesin cuci modern memiliki laci yang bisa dilepas untuk dibersihkan, tapi selalu cek buku manual mesin cuci kamu untuk memastikan cara melepasnya dengan benar tanpa merusak komponen.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Triksakti

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca